Assalamualaikum w.b.t
segala puji bg Allah SWT Tuhan sekalian alam,selawat dan salam keatas Rasulullah SAW dan keluarganya serta para sahabat baginda. Alhamdulillah syukur kpd-Nya kerana telah memberi ruang dan peluang kpd ku pd hari ini untuk berkongsi sedikit sebanyak ilmu yg saya ad dgn rakan2 pembaca sekalian.
sekiranya ad seseorg yg menyakiti kita atau melakukan kesalahan terhadp kita..adkah kita sendiri akn pergi kpd mereka dan meminta maaf atau kita tggu mereka dtg kpd kita??
kalau saya..memang saya tk akn pergi kpd mereka..hehe
sbb apa?? sbb EGO kan..
namun begitu,kita tidak sedar bhwa salah satu karakteristik takwa adalah sifat pemaaf, yaitu memaafkan orang lain, bukan meminta maaf. Firman-Nya: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran/3: 133-134).
Jika dibandingkan antara memaafkan dengan meminta maaf, tentu jauh lebih sulit memaafkan. Namun, tidak sedikit di antara kita yang lebih menuntut orang lain meminta maaf, bahkan jika perlu minta maaf secara terbuka kepada publik. Padahal meminta maaf merupakan sikap yang sangat wajar dilakukan oleh orang yang telah melakukan kesalahan. Sementara memaafkan merupakan sikap yang amat sulit dilakukan, terlebih kepada orang yang jelas melakukan penganiayaan dan ada kesempatan untuk membalasnya melalui hukum atau cara lainnya.
harga hukuman (qisas) sangatlah mahal dan itulah yg hrus dibyarkan oleh seorg pendendam dan pendgki iaitu org yg menderita krna mmelihara dendam dlm hatinya. jika mrka ingin mmblas dendamnya,mrka hrus mngorbankan hatinya,dagingnya,darahnya,perasaannya,kedamaiannya,ktenteramannya dan kbhagiannya. akhirnya hanya kerugian yg akn diperolehinya.
Allah SWT telah mgkhabarkan kpd kita tntg ubat dan pnyembuhan drpd pnyakit ini,sbgaimana d dlm surah Ali'-Imran ayt 134 "..dan org yg menahan amarahnya dan memaafkan(kesalahan) org...
"jdlah kamu pemaaf dan sruhlah org mngerjakan yg ma'ruf,serta berpalinglah dr org yg bodoh" (Al-A'raf: 199)
oleh itu,marilah kita sama2 meminta maaf dan memaafkan org tanpa mngira kita berada di phak benar atau sbliknya kerana sifat ini(meminta maaf dan memaafkan) merupakan salah satu sifat yg mulia. cuba kita renungkan tentang sejarah pembukaan Kota Mekah. Rasulullah tetap mngampunkan msyarakt Arab Jahiliah walaupun mereka pernah melakukan bermacam-macam perkara semasa baginda menyebarkan dakwah di Kota Mekah. dgn sifat bermaaf-maafan juga dpt menjamin keamanan dan mengeratkan hubungan silaturahim antara umat Islam sejagat,Insya-Allah.
akhir kata, TABAHKAN HATIMU DGN BERSABAR..wassalam

Terima kasih badar sester.
ReplyDelete